Pages

Subscribe:

Jumat, 08 Maret 2013

peradaban romawi kuno



BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Romawi adalah sebuah kota yang selalu di sandingkan dengan Yunani, yang mempunyai hubungan erat antara kedua kota ini. Romawi ialah peradaban dunia yang letaknya terpusat di kota Roma masa kini. Peradaban Romawi dikembangkan Suku Latia yang menetap di lembah Sungai Tiber. Suku Latia menamakan tempat tinggal mereka ‘Latium’. Latium merupakan kawasan lembah pegunungan yang tanahnya baik untuk pertanian. Penduduk Latium kemudian disebut bangsa Latin. Pada mulanya, di daerah Latium inilah bangsa Latin hidup dan berkembang serta menghasilkan peradaban yang tinggi nilainya.


Kota Roma yang menjadi pusat kebudayaan mereka terletak di muara sungai Tiber. Waktu berdirinya Kota Roma yang yang terletak di lembah Sungai Tiber tidak diketahui secara pasti. Legenda menyebut bahwa Roma didirikan dua bersaudara keturunan Aenas dari Yunani, Remus dan Romulus. “Menurut berita lama, Roma didirikan oleh Remus dan Romulus pada tahun 750. Remus dan Romulus ini anak Rhea silva, turunan Aenas –seorang pahlawan Troya jang dapat melarikan diri waktu Troya dikalahkan dan dibakar oleh bangsa Jujani”
Orang-orang Romawi memiliki kepercayaan terhadap dewa-dewa, seperti orang-orang di Yunani. Hanya saja dewa-dewa di romawi berbeda dengan di Yunani.

Sebelum itu, sekira tahun 492, Daerah Latium sebagai tempat berdirinya kota Roma dikuasai oleh kerajaan Etruskia, yang terletak disebelah utaranya sampai pada tahun 500 SM. Pada tahun 500 SM bangsa Latium memberontak terhadap kerajaan Etruskia dan berhasil memerdekaan diri serta mendirikan negara sendiri yang berbentuk republik. Maka sejak itu, Roma menjadi republik dan kepala negaranya disebut konsul yang dipilih setiap tahun sekali. Konsul selain menjadi penguasa negara juga ketua senat dan panglima besar.
Bangsa Romawi yang semula petani, setelah mengalahkan penguasa Etruskia kemudian menjadi bangsa penguasa besar dengan manaklukan wilayah yang luasa sampai ke Laut Tengah. Bangsa yang semula petani ini kemudian menjadi masyarakat kapitalis dan materialis. Selain sebagai bangsa yang suka dengan perang bangsa Romawi juga mengumpulkan kekayaan sebagai modal usaha. Mereka membali ladang-ladang dan kemudian penggarapannya dilakukan oleh para budak yang didatangkan dari daerah-daerah jajahan.

B. TUJUAN PENULISAN

Supaya mengetahui peradaban kuno di romawi dan tau pengaruhnya terhadap kehidupan hari ini serta tau apa saja peninggalan yang masih di gunakan sampai saat ini.



C. RUMUSAN MASALAH

1. Dimana letak Romawi dan siapa yang mendirikannya?

2. Bagaimana system Pemerintahannya?

3. Bagaimana system kepercayaannya?

4. Apa saja peninggalan Budaya Romawi?




BAB II

PEMBAHASAN



A. LETAK GEOGRAFIS ROMAWI

Romawi terletak di Semenanjung Alpenina (sekarang Italia). Batas – batasnya adalah

• Di utara adalah Pegunungan Alpen,

• Di timur adalah Laut Adriatik dan Laut Ionia,

• Di selatan adalah Laut Sicilia,

• Dan di barat adalah Laut Tirenia serta Laut Liguri


Dari segi geografis, Romawi merupakan daerah yang strategi di kawasan laut tengah, yang memungkinkan lahirnya perdagangan di daerah ini, saat akan berdagang mereka menggunakan peta yang di gambarkan di gulungan kertas. Lembah pegunungan Apenina merupakan lahan subur dan dan cocok dijadikan sebagai lahan pertanian. Oleh karena itu, Bangsa Romawi hidup dari bercocok tanam menghasilkan gandum, jagung, anggur, dll. Di pegunungan Alpenina juga ditemukan berbagai tambang mineral.Karena letak Romawi yang di kelilingi Lautan dan gunung juga menghindari serbuan dari bangsa lain.

Menurut mitos, Romawi kuno didirikan oleh 2 saudara keturunan Aenas dari Yunani yaitu, Remmus dan Romulus pada abad 8 SM ditepi sungai tiber. Peradaban Romawi Kuno Banyak mendapat pengaruh dari Yunani Kuno baik dalam bidang seni, sastra, filsafat, maupun budaya, seperti tradisi Etruscan yang seperti alfabet yang dipelajari dari peradaban yunani, kemudian bangsa roma mengembangkannya menjadi alfabet yang dikenal sekarang


B. SISTEM PEMERINTAHAN ROMAWI



Secara garis besar sejarah romawi kuno dibagi menjadi tiga, yaitu:

1. Zaman Kerajaan (750-510 SM) yaitu Zaman ketika seorang raja didampingi oleh senate (wakil dari para suku di sekitar Roma)

2. Zaman Republik (510-31 SM) yaitu Zaman Ketika Roma tumbuh dari negara kota kecil menjadi republik yang luas.

3. Zaman Kekaisaran (31 SM-476 M) yaitu Zaman Berkuasanya monarki

Pada awalnya, Romawi dipimpin oleh raja yang dibantu oleh senat. Ketika Republik Romawi pertama kali didirkan pada 500 SM, raja diganti oleh dua orang yang disebut konsul, sedangkan senat tetap ada. Perempuan tidak diperbolehkan menjadi konsul. Kedua konsul memegang kendali atas pasukan, behak menyatakan perang, menentukan jumlah pajak, dan membuat hukum. Suatu keputusan harus disetujui oleh kedua konsul; jika salah seorang mengatakan “veto” (aku tolak), maka keputusan tidak jadi dilaksanakan. Konsul dibantu oleh senat sebagai dewan penasihat. Senat terdiri dari keluarga-keluarga kaya di Romawi. Perempuan tidak diperbolehkan menjadi anggota senat. Jabatan senator (anggota senat) merupakan jabatan seumur hidup. Kebanyakan konsul pada akhirnya bergabung dengan senat, dan kebanyakan senator memiliki ayah atau kakek yang dulunya juga menjabat di senat. Para konsul sering melaksanakan apa yang diusulkan oleh senat. Ada juga prefek di Romawi, mereka bertugas mengurusi kota, beberapa mengadili kasus, beberapa yang lainnya mengatur pasar atau pelabuhan. Selain itu, ada Tribunus, yaitu orang-orang di senat yang mewakili rakyat miskin. Tribunus dipilih oleh Majelis. Tribunus berhak memveto keputusan senat yang berkenaan dengan rakyat miskin. Sementara Majelis adalah kumpulan yang terdiri dari para pria dewasa dan merdeka di Romawi. Mereka berhak memberikan suara jika dimintai oleh konsul, mislnya harus pergi berperang atau tidak. Majelis juga memilih konsul, prefek, dan senator. Namun Majelis sudah diatur sedemikian rupa sehingga orang kaya bisa lebih bnyak memilih daripada orang miskin. Baik prefek, Tribunus, atau Majelis hanya boleh diisi oleh laki-laki.

Setelah Romawi menaklukan berbagai daerah yang jauh dari kota Roma, mereka pun menerapkan sistem provinsi. Setiap provinsi dipimpin oleh gubernur. Gubernur memegang kendali atas pasukan di provinsinya. Gubernur biasanya berasal dari kalangan jenderal. Menjelang tahun 50 SM, yakni masanya Julius Caesar(meminpin di tahun 49 SM dan mati di tikam lima tahun kemudian), jendral-jenderal ini mulai mengambil alih pemerintahan dan mengabaikan senat serta konsul. Mereka bisa melakukannya karena memiliki pasukan. Augustus, pada 31 SM, adalah salah satu jenderal ini. Dia berhasil mendirikan suatu sistem baru. Lembaga senat dan jabatan konsul tetap disteruskan namun Augustus menjadikan dirinya memiliki kekuasaan tertinggi sehingga Augustus bisa memveto keputusan senat yang tidak dia sukai. Augustus juga memegang kendali atas pasukan sehingga dia bisa menyingkirkan orang yang menghalangi jalannya. Sistem ini, yaitu Romawi dipimpin oleh kaisar namun senat dan konsul tetap ada, terus berjalan selama 1500 tahun sampai akhirnya Romawi runtuh yang di akibatkan oleh korup, lemah dan serangan dari perbatasan terutama inggris utara, jerman utara dan daerah yang dekat dengan laut hitam.


C. SISTEM KEPERCAYAAN

Ketika kerajaan Romawi berdiri, kepercayaan masyarakat masih bersifat anisme.
Bangsa Romawi memuja beberapa roh seperti:

- Vesta yaitu roh pengurus api tungku
- Lares yaitu roh penjaga rumah tangga dan batas ladang keluarga
- Penates yaitu roh penjaga lumbung

Peradaban Romawi juga mendapat pengaruh besar dari peradaban Yunani termasuk kepercayaan yang bersifat Polytheisme. Bangsa Romawi juga menyembah dewa-dewa bangsa Yunani namun namanya disesuaikan dengan nama-nama Romawi.


Tabel. Dewa-dewi yang disembah bangsa Romawi dan Yunani

Mitologi Romawi adalah kumpulan legenda Romawi tentang dewa-dewi Romawi yang berawal dan tersebar melalui tradisi lisan. Mitologi ini memiliki persamaan dengan mitologi Yunani, terutama mengenai mitologi tentang para dewa.

1. Hercules

Hercules adalah tokoh dalam mitologi Romawi. Dalam mitologi Yunani dia dikenal sebagai Herakles.

2. Pluto

Dalam mitologi Romawi, Pluto adalah dewa dunia bawah. Dalam mitologi Yunani dia disebut Hades.

3.Yupiter

Dalam mitologi Romawi, Jupiter atau Jove adalah raja para dewa, dan dewa langit dan petir. Dalam mitologi Yunani dia dikenal sebagai Zeus. Ia dipanggil Iuppiter (atau Diespiter) Optimus Maximus ( “Dewa Terbaik dan Terbesar”).

4. Venus

Venus adalah salah satu yang terkenal dalam sejarah mitologi Romawi. Dewi ini diasosiasikan dengan cinta dan kecantikan, identik dengan Aphrodite dan Etruscan deity Turan dari mitologi Yunani.

5. Mars

Dalam mitologi Romawi adalah dewa perang, putra dari Juno dan Jupiter,suami Bellona, dan kekasih Venus. Dia adalah dewa militer yang utama dan disembah oleh legiun Romawi. Dalam mitologi Yunani, Mars dikenal dengan nama Hermes.

6. Neptunus

Neptunus (bahasa Latin: Neptūnus) adalah dewa air dan laut pada mitologi Romawi, saudara kandung Yupiter dan Pluto. Ia serupa, tetapi tidak sama dengan dewa Poseidon dari Mitologi Yunani.

Setelah lahirnya agama kristen, ditanah Judea yang merupakan wilayah kekaisaran Romawi maka agama yang baru ini mulai berkembang bahkan sampai di Roma sebagai pusat pemerintahan. Penyebaran ke arah barat dilakukan oleh Petrus dan Paulus. Penganut agama kristen semakin banyak terutama dari golongan budak (kaum tertindas).
Para kaisar Romawi lalu memerintahkan pasukannya untuk menindas penganut agama kristen Karena ajaran agama kristen dapat menggoyahkan sendi-sendi kekuasaan kaisar. Ajaran tersebut adalah:
a. bersifat monotheisme sedangkan agama Romawi bersifat polytheisme,
b. menolak pendewaan kaisar,
c. menolak perbudakan, dan
d. menolak wajib militer dan berperang.

Pada masa Kaisar Nero berkuasa, Ia tega membunuh ibunya sendiri, istrinya juga gurunya dan membakar kota Roma serta menuduh bahwa orang kristenlah yang melakukan perbuatan itu sebagai alasan untuk menganiaya mereka.

Berkaitan dengan kepercayaan itu berkembanglah bangunan pemujaan terhadap dewa-dewi seperti gedung Pantheon yaitu rumah dewa bagi bangsa Romawi. Setelah agama kristen ditetapkan sebagai agama negara maka Roma kemudian menjadi pusat agama Roma Katolik dengan pemimpinnya yang disebut Paus serta dibangun gereja yang megah dikenal sebagai gereja Santo Petrus.


Dari kepercayaan Romawi di atas terdapat nama-nama dewa yang juga dipakai untuk nama-nama planet di jagat raya.


a) Yupiter,
b) Mars,
c) Mercurius
d) Venu


D. PENINGGALAN KEBUDAYAAN

1. Seni Bangunan

Bangsa Romawi memiliki keahlian yang tinggi dalam bidang seni bangunan-mereka telah menemukan sistem beton sehingga bangunan-bangunan mereka bertahan beberapa abad dan dapat ditemukan bekas-bekasnya sekarang. Peninggalan bangunan-bangunan Romawi itu antara lain:

· Puluhan kuil yang bertebaran di kota Roma

· Pantheon yaitu rumah dewa bagi bangsa Romawi.

· Limes yaitu tembok pertahanan yang panjangnya puluhan kilometer, lebar 2,5 m dan tingginya 6 m

· Amphiteater dan Colloseum yaitu bangunan berbentuk stadion yang dapat menampung ratusan ribu penonton. Bangunan itu berfungsi sebagai tempat untuk pertunjukan hiburan.
Masyarakat Romawi umumnya menyenangi hiburan. Pertunjukan yang diadakan di Collosium antara lain Chairot yaitu kereta perang yang ditarik oleh beberapa ekor kuda. Gladiator yaitu perkelahian antara manusia dengan manusia atau manusia dengan binatang buas, ini terjadi pada tahun 75 M.

· Circus Maximus untuk pertunjukan hiburan sirkus.

· Forum Romanum yaitu gedung pemerintahan.

· Cloaca Maxima adalah saluran pengairan untuk menyalurkan kelebihan air hujan yang hingga sekarang terpelihara dengan baik.

· Aquaduk yaitu bangunan saluran air bersih. Bangunan fisik yang dibangun oleh Romawi memiliki multi fungsi contoh: jalan raya di atas untuk mempercepat gerakan tentara dari pusat ke daerah sedangkan di bawahnya untuk keperluan irigasi. Salah satu jalan raya yang kuat yaitu Via Apia yang masih terpelihara hingga sekarang.

Gambar tersebut menunjukkan limes Hadrianus yang dibangun sepanjang 118 km di Inggris yang di bangun oleh Bangsa Romawi pada tahun 122-127 SM sebagai perbatasan kekaisaran Romawi dengan Inggris[10].

Bangsa Romawi juga membuat jalan raya yang dulunya merupakan jalan kampong, contohnya yang ada di Foss Way, East anglia, London ke Chester dll[11].


2. Seni Sastra

Pada awalnya perkembangan karya sastra Romawi mendapat pengaruh yang kuat dari Yunani namun berangsur-angsur karya mereka menampakkan ciri khas Romawi. Selain penulisan buku Aeneis karangan Vergelius dan karya Yulius Caesar berjudul De Bello Gallica masih banyak karya sastra yang dihasilkan oleh para pujangga Romawi kuno. Antara lain:

· Horatius dengan karyanya berjudul Oda
· Livius, seorang sejarahwan yang menulis buku berjudul Magnum Opus
· Lucretuis, seorang filsuf dan penyair. Yang mengembangkan ajaran filsuf Yunani terkenal yaitu Epi Curuc karyanya berjudul Hukum Alam ditulis dalam bentuk puisi yang mengupas materi itu terdiri dari atom.
· Ovidius menghasilkan karya sastra berjudul Metamorphoses.
· Cicero yang ahli pidato corator dan memperoleh gelar “Bapak Prosa Latin”.
· Quintilianus, seorang Orator terkenal dan guru retotika karya utamanya berjudul Institutio Oratorio menjadi buku pelajaran baku pidato Latin.
· Seneca seorang penulis dan pengacara, hasil karyanya disebut Dialog. Ia adalah guru kaisar Nero.

3. Ilmu Pengetahuan

Dalam bidang ilmu pengetahuan bangsa Romawi meneruskan pengetahuan yang telah berkembang pada jaman Yunani kuno. Diantara para ilmuwan Romawi antara lain Galen, ahli dalam bidang obat-obatan, anatomi, dan fisiologi. Lucretius yang mengikuti jejak Epicurus dan berpendapat materi itu terdiri dari atom.

Bangsa Romawi lebih menekankan segi kepraktisan, bukan teori semata. Sumbangan bangsa Romawi di bidang kedokteran dan obat-obatan sangat besar bagi dunia sekarang. Mereka telah menggunakan radas kedokteran seperti pada gambar di atas. Radas kedokteran tersebut ditemukan di Pompeii, salah satu diantara 200 perkakas kedokteran untuk memeriksa bagian dalam ibu yang mengandung. Radas yang disebut spekulum ini menyerupai radas yang digunakan jaman sekarang.

Pada gambar alat-alat bedah di atas adalah alat-alat bedah antara lain jepitan (Tweezer). Para dokter berhasil melakukan operasi gondok, amandel, dan batu ginjal. Para dokter berhasil menolong kelahiran seorang bayi yang tidak dapat dilahirkan secara normal yang disebut operasi caesar (disebut demikian karena pertama kali untuk melahirkan Yulius Caesar). Banyak istilah-istilah kedokteran sekarang yang menggunakan bahasa Latin.

Pendidikan sangat diperhatikan yang mengajarkan tentang hukum, bahasa, pengetahuan obat-obatan, berpidato, patriotisme dan pendidikan jasmani sehingga lahirlah istilah “mensana in corporesano”.

Pada Zama Romawi sudah di kenal katrol yang di gunakan sebagai alat untuk menaikkan air yang di gunakan untuk keperluan irigasi, yang menggunakan kombinasi 16 Roda air di dekat Aries, di daerah dekat Prancis

Pemerintahan, Militer dan Hukum

Tata pemerintahan Romawi tersusun rapi yang dijalankan dengan beberapa sendi sebagai berikut :

Ø pemerintahan sentralisasi, berpusat pada kaisar.

Ø pelaksanaan ketertiban dan keamanan secara ketat.

Ø komunikasi antara pemerintah pusat dengan daerah terpelihara dengan baik didukung oleh sarana dan prasarana yang baik.

Ø Hirarki dimulai di imperium-pretectur-dioceses-propinsi untuk mempertahankan kekuasaan atas wilayah yang sangat luas ditempuh siasat devide et impera yang kemudian banyak ditiru oleh bangsa-bangsa modern yang melakukan penjajahan contohnya Belanda di Indonesia.

Ø Bangsa Romawi mampu mengorganisir kekuatan militernya dengan rapi. Istilah-istilah yang digunakan itu masih dikenal dalam dunia militer hingga sekarang misalnya legiun, devisi, kavaleri, infantri dan lain-lain. Semangat bela negara yang disebut patria protesta ditanamkan sedini mungklin terhadap warga negaranya. Istilah tersebut berkembang menjadi kata patriot yang Anda kenal di Indonesia.

Ø Di bidang hukum bangsa Romawi memberikan sumbangan yang besar dalam menegakkan keadilan. Konsep bahwa semua orang sama di depan hukum serta adanya asas praduga tak bersalah telah dikembangkan pada hukum Romawi kuno. Hukum Romawi adil dan manusiawi. Hukum Romawi berkembang melalui proses sejarah yang panjang sejak pertengahan abad 5 SM sampai lahirnya kitab hukum masa kaisar Yustinianus abad 6 masehi. Kaisar Yustinianus mengkodifikasikan (membukukan) hukum-hukum Romawi dari kaisar-kaisar yang memerintah sebelumnya. Kodifikasi hukum itu disebut Corpus Yuris atau Codex Yustinianus. Codex berisi kumpulan hukum dasar atau konstitusi sejak jaman Theodosius. Selain Codex ada Pandect yaitu kumpulan pendapat para ahli hukum. Codex Yustinianus dijadikan dasar penyusunan Codex Napoleon yang dikembangkan lebih lanjut menjadi hukum modern hingga sekarang.

E. sistem perekonomian romawi

Sebagian besar orang di Romawi adalah petani, dan beberapa petani adalah budak meskipun sebagian besarnya adalah orang merdeka. Mereka menanam gandum, barley, zaitun, anggur, apel, bawang, dan seledri. Mereka biasanya menjual hasil panen mereka di pasar kota. Petani Romawi membayar pajak sebagian dengan uang, sebagian lagi dengan hail panen.

Dengan uang dari penjualan hasil panen, para petani bisa membeli makanan, pakaian, dan barang-barang lainnya. Mereka juga membeli hewan untuk dipersembahkan pada dewa.

Banyak petani tinggal di desa kecil, namun banyak juga yang tinggal di kota yang agak besar, dan pergi ke ladang mereka setiap hari. Di desa, orang-orang kebanyakan tinggal di bangunan dari batu bata yang dilengkapi halaman. Orang yang tinggal di kota biasanya tinggal di bangunan apartemen kecil tanpa halaman dan dapur, sehingga mereka harus membeli makanan di pedagang jalanan atau restoran.

Orang kaya beserta budak-budak mereka juga tinggal di kota. Beberapa dari orang kaya ini adalah tuan tanah, yang menyewakan tanah mereka pada para petani miskin, atau menyuruh budak untuk mengurusnya. Beberapa orang kaya menjalankan bisnis pembuatan pakaian atau peralatan. Beberpa orang yang lebih miskin menajdi pengajar, dokter, pemabawa air, atau pengemis. Kaum perempuan menjual barang-barang di toko, menjadi penjahit, atau mengemis. Perempuan biasanya tidak menjadi pengajar di sekolah.

Bangsa Romawi juga melakukan perdagangan dengan bangsa-bangsa lainnya. Mereka menyeberangi Laut Tengah untuk membeli papirus dari Mesir, kaca dari Fenisia, daging babi dan garam dari Austria, timah dari Inggris, saus ikan, alat masak, dan piring dari Afrika Utara, dan minyak zaitun dari Spanyol. Bahkan petani biasa mampu membeli banyak dari benda-benda tersebut.

Beberapa pedagang bahkan pergi lebih jauh, ke Samudra Hindia atau menyebrangi Asia Barat, untuk berdagang dengan orang india dan memperoleh kapas, kayu manis, bumbu-bumbu, dan bahkan sutra yang datang dari Tiongkok. Benda-benda ini tergolong mahal dan hanya mampu dibeli oleh golongan orang kaya


F. PERBANDINGAN ANTARA PERADABAN YUNANI DAN ROMAWI


1. Kehebatan bangsa Romawi dibandingkan dengan Yunani dalam seni bangunan adalah Sistem beton

2. Peninggalan bangunan keagamaan yang memiliki kesamaan fungsi untuk pemujaan di Yunani adalah : kuil Partenon, Romawi : Pantheon

3. Tembok pertahanan atau Limes memiliki kesamaan fungsi dengan bangunan serupa di negara Cina

4. Colloseum adalah Bangunan seperti stadion untuk berbagai pertunjukan dan hiburan misalnya: Gladiator, perkelahian singa dengan manusia dan lain-lain
5. Wiracarita Aeneas karya Vergelius dapat disetarakan dengan karya besar jaman Yunani berjudul Illiad dan Odyssal karangan Homerus

6. Militerisme di Romawi menyerupai kehidupan militer di Yunani terutama Polis Sparta
7. Negarawan Yunani dan Romawi yang mengembangkan hukum adalah Yunani: Solon dan Perikles, Romawi : Yustinianus


BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Romawi Kuno adalah sebuah peradaban yang tumbuh dari negara-kota Roma yang didirikan di Semenanjung Italia di sekitar abad ke-9 SM. Romawi terletak di Semenanjung Alpenina (sekarang Italia). Lembah pegunungan Apenina merupakan lahan subur dan dan cocok dijadikan sebagai lahan pertanian.

Peradaban Romawi terletak di negara Italia yang beribu kota di Roma. Menurut kepercayaan, kata Romawi berasal dari nama nenek moyang bangsa Romawi, yaitu Remus&Romulus yang merupakan anak dari Rhea Silva, salahsatu keturunan Aeneas (pahlawan perang Troya).

Ketika kerajaan Romawi berdiri, kepercayaan masyarakat masih bersifat animism, kemudian berkembang menjadi kepercayaan politheisme dan menjadi agama Kristen.

Peninggalan bangunan-bangunan Romawi itu antara lain: Puluhan kuil yang bertebaran di kota Roma, Pantheon yaitu rumah dewa bagi bangsa Romawi, Limes, Amphiteater dan Colloseum.

Dalam bidang ilmu pengetahuan bangsa Romawi meneruskan pengetahuan yang telah berkembang pada jaman Yunani kuno. Bangsa Romawi lebih menekankan segi kepraktisan, bukan teori semata. Sumbangan bangsa Romawi di bidang kedokteran dan obat-obatan sangat besar bagi dunia sekarang.

B. SARAN

Setalah mempelajari bab ini., di harapkan mahasiswa dapat mengambil hikmah dari peradaban kuno Romawi dan kemajuan yang di capai dulu harus di capai hari ini dengan yang lebih baik. Mahasiswa juga bisa menceritakan peradaban kuno Romawi ini tanpa teks book dengan menarik sehingga orang lain tertarik untuk belajar sejarah

DAFTAR PUSTAKA

Bateman, graham. 2002. library of congress cataloging in publication data. Andromeda oxfort limited : hongkong halaman 19

Rika moniarti.2002. Sejarah Peradaban Kuno.Mitra sarana : Bandung halaman 37

Marshal, Anne. 2003. Era Bangsa-bangsa di dunia. Pakar Raya : Suka maju.

Hegel,G.W.F.2005.Filsafat sejarah.Pustaka pelajar : Yogyakarta

Clarke, Penny. 2008. Dunia sejarah singkat. Golden Books : Yogyakarta halaman 41

Eddy, Sutrisno dkk. 2002. Buku pintar kisah penemuan sepanjang zaman-Energi. Inovasi : Jakarta Halaman 5

Eddy, Sutrisn. 2002. Buku pintar kisah penemuan sepanjang zaman-Transfortasi. Inovasi : Jakarta

contoh pidato cara belajar yang efektif


cara belajar yang efektif
Selamat Pagi salam sejahterah bagi kita semua
Ibu kepala yang saya hormati
Bapak-Ibu guru yang saya hormati Seluruh teman teman yang saya banggakan
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang maka esa atas curahan nikmat-Nya yang tiada terhingga kepada kita, sehingga pada kesempatan yang baik ini kita dapat berkumpul, dalam keadaan sehat wal afiat. Tak lupa saya ucapkan terima kasih atas partisipasi ibu kepala sekolah dalam upacara pagi ini. Selanjutnya saya ucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang telah hadir dan ikut serta dalam membantu proses berlangsungnya upacara hari ini. Terakhir saya ucapkan terima kasih kepada teman teman yang mengikuti upacara ini
Teman teman yang saya banggakan
Sebelum saya memulai berpidato topik yang akan saya sampaikan yakni cara belajar yang efektif. Setiap orang, satu dengan yang lainnya, memiliki cara belajar yang berbeda. Ada yang belajar rutin setiap hari ada pula yang menganut pola belajar SKS (sistem kebut semalam).
Belajar secara efektif merupakan sebuah cara belajar yang mengutamakan hasil dan proses pelaksanaan yang efisien. Belajar secara efektif memiliki banyak keuntungan antara lain, kita lebih cepat mengerti tentang materi yang sedang kita pelajari selain itu kita dapat menghemat waktu untuk belajar sehingga dapat mengalokasikan kelebihan waktu untuk mengerjakan hal hal yang juga bermanfaat. Terakhir kita tidak akan mudah merasa bosan karna selalu berkutat dengan proses belajar menuntut ilmu.
Teman teman yang saya banggakan,
Untuk menjalani proses belajar yang efektif ada beberapa cara yang dapat kita lakukan antara lain :
1. awali proses belajar dengan niat yang tulus untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
2. berdoa agar diberikan kemudahan dalam menyerap ilmu saat belajar.
3. pilihlah cara belajar yang cocok menurut kalian, apakah lebih nyaman belajar sendiri atau belajar kelompok bersama teman.
4. buatlah suasana belajar senyaman mungkin, bisa dengan nyemil, mendengarkan musik, atau memilih keheningan suasana untuk memudahkan berkonsentrasi.
5. rasakan jika belajar adalah sebuah hal yang menyenangkan bagi kita.
6. saat mulai belajar, pahami kerangka umum dari meteri pelajaran tersebut.
7. selalu utamakan memegang konsep, bukan hanya belajar menghafal.
8. buatlah sebuah alur berpikir yang sistematis dari konsep yang telah kita pahami agar tidak mudah     lupa dengan mengaitkan antara satu poin dengan poin-poin lainnya.
9. latihan soal agar pemahaman kita akan materi tersebut semakin terasah.
10. bayangkan penerapan ilmu tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari.
Itulah beberapa cara sederhana bagi kita untuk menciptakan suatu proses belajar yang efektif. Kita dapat pula menambahkan variasi tentang cara belajar kita selama hal yang kita lakukan tersebut dapat membuat kita semakin mudah mempelajari dan memahami sebuah materi.
Akhirnya saya mohon maaf jika ada kata yang salah dan kurang berkenan di hati bapak ibu dan teman teman. Terima kasih. Selamat pagi dan salam sejahterah.

Sabtu, 16 Februari 2013

DO'A PADA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-84 28 OKTOBER 2012



DO'A
PADA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-84
28 OKTOBER 2012


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ya Allah Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang,


Saat ini kami berhimpun untuk memperingati hari bersejarah dalam rangkaian panjang perjuangan bangsa kami, Hari Sumpah Pemuda. Di saat itu para pemuda mengumandangkan ikrar persatuan keseluruh penjuru tanah air Indonesia. Saat ini kami berupaya menumbuh-suburkan sikap kepahlawanan mereka dengan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-84 Tahun 2012, seraya berserah diri kepada-Mu wahai Allah Yang Maha kasih sayang dan terpuji.

Ya Allah yang Maha Agung lagi Perkasa

Berikanlah kepada para pemimpin kami petunjuk-Mu yang nyata, ketajaman mata hati, kesabaran yang membaja, kerendahan hati, keikhlasan dan rasa syukur yang tinggi dalam mengabdi serta berkarya sehingga masing-masing kami dapat menunaikan peran dengan benar dan kepada arah yang benar


Ya Allah yang Maha Mengabulkan Do'a,
Luaskan kesabaran kami, kokohkan kesungguhan kami, bersihkan hati kami agar kami tetap mampu berupaya keluar dari lilitan persoalan yang sulit kami pecahkan, agar kami bersikap bijak atas kekurangan, kesedihan, harapan dan perjuangan yang belum selesai.

Ya Allah yang Maha Bijaksana,
Kami sadar bahwa keberhasilan tercapai hanya karena anugerah dari-Mu dalam kemampuan yang Engkau titipkan kepada kami, jasa guru kami, pemimpin kami dan peran orang- orang di sekitar kami. Sungguh tak tahu diri sekiranya kami tidak dapat bersyukur atas karunia-Mu. Sungguh kami telah aniaya sekiranya setiap pencapaian prestasi kami tidak mengembalikan kepada-Mu.


Ya Allah yang Maha Kuasa,
Engkau telah wujud sebelum segala sesuatu ada, dan tetap wujud setelah segala sesuatu tiada, dan Engkau adalah yang mengadakan segala sesuatu. Jadikanlah untuk kami segala persoalan kami, persoalan bangsa kami menjadi mudah terselesaikan dengan penyelesaian baik menurut-Mu. Berilah perlindungan kepada kami jika ada yang berkehendak buruk terhadap kami.


Wahai Penggenggam Jiwa, Pelembut Hati,
Eratkan tali persaudaraan diantara kami sehingga setiap perkumpulan kami menjadi sinergi positif yang menghasilkan kekuatan dahsyat dalam membangun kemaslahatan bagi umat manusia. Jauhkan kami dari sifat iri, dengki dan mementingkan diri sendiri serta perangai yang tidak terpuji.


Karuniakanlah kepada pemuda dan seluruh anak bangsa kami keimanan dan ketaqwaan yang sempurna sehingga menjadi generasi yang memilliki profesionalitas, integritas dan kompetensi yang tinggi menuju bangsa yang bermartabat menyongsong persaingan di masa depan.
Bimbinglah para pemuda dan seluruh anak bangsa dan negara ini sesuai dengan cita-cita pendahulu kami untuk menjadikan negara dan bangsa yang adil, makmur dan sejahtera

Ya Allah kabulkanlah do'a kami, amin ya robbal 'alamiin.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

SEJARAH QURBAN


SEJARAH QURBAN 


Kurban wajib bagi orang yang mampu atau berkecukupan tapi bila tidak melaksanakan kurban, Nabi Muhammad SAW mengingatkan : "Barang siapa yang sudah mampu dan mempunyai kesanggupan tapi tidak berkurban, maka dia jangan dekat-dekat kemushallahku " Hadis tersebut merupakan sindiran bagi orang-orang yang mampu dan banyak harta tapi tidak mau berkurban. 

Sejarah qurban itu dibagi menjadi tiga, yaitu : zaman Nabi Adam As; zaman Nabi Ibrahim As; dan pada zaman Nabi Muhammad SAW. 

1. Pertama pada zaman Nabi Adam As. Qurban dilaksanakan oleh putra-putranya yaitu bernama Qabil dan Habil. Kekayaan yang dimiliki oleh Qabil mewakili kelompok petani, sedang Habil mewakili kelompok peternak. Saat itu sudah mulai ada perintah, siapa yang memiliki harta banyak maka sebagian hartanya dikeluarkan untuk qurban.Sebagai petani si Qabil mengeluarkan kurbannya dari hasil pertaniannya dan sebagai 

peternak si Habil mengeluarkan hewan-hewan peliharaanya untuk kurban, untuk siapa 
semua itu diqurbankan, padahal waktu itu manusia belum banyak. Diterangkan dalam 
sejarah, harta yang diqurbankan itu disimpan di suatu tempat yaitu di Padang Arafah 
yang sekarang menjadi napak tilas bagi para jemaah haji. 

Baik buah-buahan yang diqurbankan si Qabil maupun hewan ternak yang diqurbankan si 
Habil, dari kedua orang tersebut mempunyai sifat berbeda. Si Habil mengeluarkan hewan 
diqurbankan dengan tulus ikhlas. Dipilih hewan yang gemuk dan sehat, dan dia taat 
terhadap petunjuk ayahnya Nabi Adam.Berbeda dengan si Qabil, Dia memilih buahbuahan 
yang jelek-jelek dan sudah afkiran. 

Ketika keduanya melaksanakan qurban, ternyata yang habis adalah qurban yang 
dikeluarkan oleh si Habil sementara buah-buahan yang dikeluarkan si Qabil tetap utuh, 
tidak berkurang. Hal ini dijelaskan oleh Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 27 : 
"Ceritakan kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang 
sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan qurban, maka diterima dari salah 
seorang dari meraka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil), Ia berkata : 
"Aku pasti membunuhmu!" Berkata Habil " Sesungguhnya Allah hanya menerima 
(kurban) dari orang-orang yang bertakwa". 

Kurban si Habil di terima Allah SWT karena dia mengeluarkan sebagian hartanya yang 
bagus-bagus dan dikeluarkan dengan tulus dan ikhlas. Sementara si Qabil mengeluarkan 
sebagian harta yang jelek-jelek dan terpaksa. Oleh karena kurban tidak diterima Allah. 
Akhirnya si Qabil menaruh dendam kepada si Habil. Berawal dari perebutan calon 
istrinya, dimana peraturan waktu itu dengan sistem silang. 

2. Kedua, pada zaman Nabi Ibrahim As. Dikisahkan dalam Al-Qur'an surat Ash-Shafaat 
ayat 100-111 yang menceritakan mengenai qurban dan pengorbanan. Ketika Nabi 

Ibrahim berusia 100 tahun beliau belum juga dikaruniai putra oleh Allah dan beliau selalu 
berdoa: Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku seorang anak yang saleh" (Q.S>37:100) 
Kemudian dari istrinya yang kedua yakni Siti Hajar yang dinikahinya ketika Nabi 
Ibrahim mengadakan silaturahmi ke Mesir (setiap kedatangan pembesar diberi hadiah 
seorang istri yang cantik oleh pembesar Mesir).Dari Siti Hajar lahirlah seorang putra 
yang kemudian diberi nama Islam, ia lahir di tengah-tengah padang pasir yang disebut. 
Bahkan kemudian dikenal dengan Mekkah. 

Pada saat Nabi Ibrahim diberi petunjuk oleh Allah, agar meninggalkan istrinya Siti Hajar 
dengan seorang putranya yang dari lahir dan ia disuruh menemui istrinya yang 
pertamanya yakni Siti Sarah yang berada di Yerussalem kota tempat Masjidil Agsho. 
Beliau meninggalkan beberapa potong roti dan sebuah guci besiris air untuk Siti Hajar 
dan Ismail. 

Pada waktu Siti Hajar kehabisan makanan dan air, ia melihat disebelah timur ada air yang 
ternyata adalah fatamorgana yaitu di Bukit Sofa. Di situ Ismail ditinggalkan dan Siti 
Hajar naik Kebukit Marwah serta kembali ke Sofa sampai berulang tujuh kali, tapi tidak 
juga mendapatkan air sampai ai kembali ke Bukit Marwah yang terakhir. Ia merasa 
khawatir terhadap anaknya barangkali Ismail kehausan dilihat kaki Ismail bergerak-gerak 
diatas tanah dan tiba-tiba keluar air dari dalam tanah. Siti Hajar berlari kebawah sambil 
berteriak kegirangan :"zami-zami?" itulah kemudian 
menjadi sumur Zam-Zam itulah kemudian menjadi sumur Zam-zam. Di situlah Siti Hajar 
dan Nabi Ismail di padang pasir yang kering kerontang yang ditinggalkan oleh Nabi 
Ibrahim dan ditempat itulah Allah SWT. Menetapkan sebagai tempat ibadah haji. 

Allah SWT, berfirman dalam surat Al-Hajj : 27 : "Dan berserulah kepada manusia untuk 
mengerjakan Haji, niscaya akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai 
onta kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh". 

Memang sudah disiapkan oleh Allah, disana tidak ada tumbuh-tumbuhan, tidak ada 
gunung berapi yang menyebabkan ada sumber kehidupan tapi atas kehendak Allah maka 
jadilah sumur "Zam-zam"."Nabi Ismail ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim yang berada di 
Yerusalem sampai Nabi Ismail menjelang remaja. Kemudian di Yerusalem ternyata Siti 
Sarah hamil yang melahirkan seorang putra yang diberi nama Iskhak. Nabi Ibrahim 
diperintahkan lagi oleh Allah untuk kembali ke Mekkah untuk menengok istri dan 
anaknya yang pertama yaitu Nabi Ismail, yang rupanya sudah mulai besar. Dalam suatu 
riwayat kira-kira berusia 6-7 tahun. Sejak dilahirkan sampai besar itu Nabi Ismail 
menjadi kesayangan. Tiba-tiba Allah memberi ujian kepadanya, sebagaimana firman 
Allah dalam surat Ash Shaffaat : 102 : "Maka tatkala sampai (pada usia sanggup atau 
cukup) berusaha bersama Ibrahim, Ibrahim berkata : Hai anakku aku melihat dalam 
mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pemdapatmu " Ia menjawab: 
"hai bapakku kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, Insyaallah kamu akan 
mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar". 

Asbabun Nujul atau latar belakang sejarahnya ketika nabi Ibrahim bermimpi (ruyal Haq). 
Dalam impiannya ia mendapat perintah dari Allah supaya menyembelih putranya Nabi 
Ismail dan sampai di Mina beliau menginap, beliau mimpi yang sama. Demikian juga 
ketika di Arafah malamnya di Mina, masih bermimpi yang sama juga. Betapa ujian Berat 
kepada Nabi Ibrahim as. Supaya menyembelih putra kesayangannya. Itulah yang 
dijelaskan dalam surat Ash-Shaffaat ayat 102. 

Setelah terjadi dialog dengan putranya. Ibrahim mengajak putranya Nabi Ismail, kira-kira 
antara ratusan meter dari tempat tinggalnya (Minah), baru lebih kurang 70-80 meter 
berjalan, setan menggoda istrinya Siti Hajar: "Ya Hajar! Apakah benar suamimu yang 
membawa parang akan menyembelih anakmu Ismail yang sedang tumbuh dan 
menggemaskan itu?". Akhirnya Siti Hajar, sambil berteriak-teriak: "Ya Ibrahim, ya 
Ibrahim mau dikemanakan anakku?" Tapi Nabi Ibrahim tetap melaksanakan perintah 
Allah SWT, ditempat itulah dimana pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah bagi jemaah haji 
disuruh melempar batu dengan membaca : Bismillahi Allahu Akbar. Hal tersebut 
mengandung arti bahwa kita melempar setan atau sifat-sifat setan yang ada di dalam diri 
kita. Akhirnya tibalah mereka di Jabal Qurban kira-kira 200 meter dari tempat tinggal 
Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, sebagaimana di firmankan oleh Allah didalam surat ASH-
Shaffaat ayat 103-107: "Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan 
anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya kamu telah membenarkan 
mimpi itu, sesungguhnya 

demikianlah Kami memberi balasan kepada orang yang berbuat baik". Sesungguhnya ini 
benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan 
yang besar ". 

3. Dan yang ketiga, dalam Zaman Nabi Muhammad SAW. Masalah kurban diceritakan 
kembali yaitu di dalam surat Al-Kautsar ayat 1-3 "Se-sungguhnya Kami telah 
memberikan kepadanya nikmat yang banyak, Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu, 
dan Berqurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang 
terputus". 

Berbicara tentang kenikmatan, Allah mengingatkan: "Dan jika kamu menghitung nikmat 
Allah, tiadalah dapat kamu mengitungnya" (QS:Ibrahim: 34). Oleh karena itu berkaitan 
dengan ibadah kurban yang sudah ada sejak Nabi Adam, Nabi Ibrahim dan Nabi 
Muhammad Saw. Allah berfirman: "Dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan 
berqurbanlah", Sholat merupakan hubungan vertikal dengan Allah untuk mensyukuri 
nikmat Allah. Hubungan antara sesama manusia secara horisontal diwujudkan bahwa 
setelah shalat Idul Adha yaitu dengan berkurban memotong hewan ternak berupa 
kambing atau sapi untuk dibagikan kepada fakir miskin. 

Kita biasanya serius ketika beribadah langsung dengan Allah tapi kadang-kadang ibadah 
sesama manusia seringkali kurang serius. Allah SWT mengingatkan dalam surat Al-
MaaHuun ayat 1-7 : "Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang 
menghardik anak yatim.Dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka 
celakalah bagi orang-orang yang shalat (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, 
orang-orang yang berbuat riya dan enggan (menolong dengan ) barang berguna". 

Qurban ini merupakan masalah ubudiyah yang bersifat sosial yang berhubungan dengan 
sesama manusia dengan cara mengorbankan sebagian harta. 

Maka qurban secara lughatan bahasa dengan berdasarkan pada surat Al-Maidah ayat 27 
"Qurban" berarti mendekatkan diri kepada Allah SWT, untuk mendapatkan ridho serta 
mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT (surat Al-Kaustar) dengan memotong 
hewan kurban, adalah untuk mendeka 

tkan diri kepada Allah SWT. Memotong hewan kurban; unta, sapi, kerbau, dan kambing, 
dengan tujuan taqwa kepada Allah. Ditegaskan dalam surat Al-Hajj : 37 : "daging-daging 
unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridlaan) Allah tapi ketaqwaan 
dari pada kamulah yang dapat mencapainya". 

Waktu berkurban dimulai sejak tanggal 10 sampai dengan 13 Dzulhijjah. Masa 
memotong qurban pada tanggal 10 disebut "Yaumul nahar"yaitu hari untuk menyembelih 
kurban. Sedangkan tanggal 11, 12, 13 dinamakan "yaumul tsyriq" Di luar waktu tersebut 
bila kita memotong hewan dinamakan sedekah. Maka kalu niatnya berkurban harus 
dilakukan padan waktu-waktu tersebut, yakni pada tanggal 10,11,12, dan 13 Dzulhijjah. 

Hukumnya berkurban ada dua pendapat: Petama, wajib bagi orang yag mampu (kalau 
dibelikan kambing tidak akan mengurangi kewajiban memberi nafkah kepada keluarga). 
Menurut Mazhab di luar Syarii hukumnya sunnah mu’akadah. Adapun diwajibkan secara 
mutlak yaitu kurban yang disebut Nadzar yang seseorang yang sudah meniatkan untuk 
memotong hewan apabila niatnya terkabul. 
Dasar kewajiban ibadah kurban juga berdasarkan hadist Nabi Muhammad SAW: "Barang 
siapa mempunyai kesanggupan dan kemampuan (untuk berqurban) tapi tidak mau 
berqurban maka janganlah dia mendekati Musholla kami". 

Hadis ini merupakan suatu kritikan yang seolah-olah Nabi Muhammad SAW berkata: 
"Kenapa kamu beribadah kepada Allah begitu tekun, tapi kenapa kamu tidak mau 
berqurban padahal kamu memiliki harta yang berlebihan". Oleh karena itulah bagi yang 
mampu hukumnya wajib untuk berqurban yakinlah bahwa apabila kita berqurban tidak 
akan mengurangi kekayaan kita dan tidak akan membuat kita menjadi miskin. 

Adapun binatang yang boleh untuk berqurban adalah unta, sapi, kerbau, dan kambing. 
Kalau tidak mampu, memang tidak wajib. Diriwayatkan ada seorang sahabat yang miskin 
yang tidak sanggup membeli seekor kambing, oleh karena itu dibolehkan hanya membeli 
dagingnya saja untuk berqurban, tapi yang riel berqurban wujudnya memang seekor 
binatang sebagaimana tersebut diatas. 

Daging kurban boleh dibagikan kepada tiga asnap menurut syariat. Boleh dimakan 
sekeluarga sendiri paling banyak 1/3 bagian, 1/3 bagian lagi untuk fakir miskin dan 1/3 
bagian lagi untuk handai tolan dan kenalan. Boleh juga secara keseluruhan diserahkan 


kepada panitia dan terserah panitia yang membagikannya. Bila hanya minta pahanya saja 
bagi berqurban masih diperbolehkan asal bukan qurban nadzar. 

Apa hikma ibadah kurban? Hikmahnya antara lain menggembirakan fakir-miskin. Sebab 
tidak semua orang mampu makan dengan daging walau adanya di kota besar, masih 
banyak kawan kita, saudara kita, tetangga kita yang makan daging sebulan sekali. Sehariharinya 
hanya makan alakadarnya. Maka dianjurkan sekali bagi orang yang mampu untuk 
berqurban dengan niat ikhlas kelak dikemudian hari akan mengantarkan kita menuju 
surga yaitu binatang yang telah kita kurbankan, yang merupakan wujud amal salehnya. 

Dalam hadis yang lain nabi Muhammad SAW bersabda : "Tiap-tiap rambut yang 
dikurbankan adalah merupakan "Khair". Ungkapan "Khair" ini mengandung arti 
keselamatan, kesejahteraan, kebahagiaan, kemurahan Allah dan kalau orang sudah 
mendapatkan khairat maka berarti dia telah memperoleh segala-galanya dari Allah. Itulah 
hikmah daripada ibadah qurban. Wallaahu 'alam bish-showab 

Kamis, 07 Februari 2013

Pak Guru Hipnotis Para Siswi Melucuti Pakaiannya Hingga Bugil


          Informasi yang diterima Tribunnewsbatam.com menyebutkan Us melakukan pelecehan terhadap muridnya sendiri. Ironisnya hal itu tidak saja dilakukannya kepada satu orang, akan tetapi belasan muridnya. “Kalau tidak salah ada sekitar 11 hingga 12 muridnya,” sebut sumber Tribun yang minta untuk identitasnya 


          dirahasiakan. Pencabulan tersebut terjadi berawal saat anak kelas 11 SMAN 4 Bintan melakukan kempinng di wilayah Desa Ekang Anculai, sekitar tiga bulan lalu. Saat itu para murid disuruh berbaris dilapangan, yang kemudian di suruh membuka pakaianya. Alasan untuk mengetes keberanian seluruh muridnya, dan dari situlah perbuatan bejat itu dipraktekkan Usman. “Apakah sampai ke hubungan Intim, hingga saat ini belum diketahui secara pasti,” kata sumber tadi. Kapolres Bintan, AKBP Yohannes Sismardi Widodo yang dikonfirmasi membenarkan hal itu, bahkan disebutkan Dia, Sabtu (18/12) sekitar pukul 12.00 WIB, sedikitnya ada 12 murid SMAN 4 Bintan yang datang ke Mapolres dan melaporkan adanya dugaan tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh guru bahasa Ingris kepada korban pelapor atas nama Husman. “Kejadian itu terjadi antara bulan Juni hingga November lalu, sekitar pukul 01.00 WIB saat para siswi sedang melakukan kemping di Desa Ekang Anculai, Keamatan Teluk Sebong,” kata Widodo. Menurut Widodo modus yang dilakukan pelaku pada saat kejadian yakni di areal perkemahan, siswi tersebut dipanggil dan diperintah menatap mata pelaku (hipnotis, red), kemudian menyuruh murid tersebut membuka baju, selanjutnya pelaku memegang buah dada dan kemaluan korban. Berdasarkan dari laporan tersebut pihak kepolisian telah berhasil mengamankan pelaku, Minggu (19/12) sekitar pukul 16.00 WIB, dan sejauh ini Satreskrim Polres Bintan sudah membawa pelaku ke Mako Polres Bintan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sayangnya Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bintan Ismail saat dikonfirmasi Tribunnewsbatam.com mengaku belum mendapatkan informasi itu.“Saya belum tahu tentang informasi itu, sebantar saya cek dulu kebenarannya,” ujar Ismail yang dihubungi via selulernya, Minggu. Sepertinya perlu ada tambahan sertifikasi para guru, yaitu sertifikasi moral dan perilaku.


PENGERTIAN SURAT KABAR dan contoh



PENGERTIAN SURAT KABAR 

Pada awalnya surat kabar sering kali diidentikkan dengan pers, namun karena pengertian pers sudah luas, dimana media elektronik sekarang ini sudah dikategorikan dengan media juga. Untuk itu pengertian pers dalam arti sempit, pers hanya meliputi media cetak saja, salah satunya adalah surat kabar. 
Menurut Onong Uchjana Effendy, “Surat kabar adalah lembaran tercetak yang memuat laporan yang terjadi di masyarakat dengan ciri-ciri terbit secara periodik, bersifat umum, isinya termasa dan aktual mengenai apa saja dan dimana saja di seluruh dunia untuk diketahui pembaca” (Effendy,1993:241). 

Arti penting surat kabar terletak pada kemampuannya untuk menyajikan berita-berita dan gagasan-gagasan tentang perkembangan masyarakat pada umumnya, yang dapat mempengaruhi kehidupan modern seperti sekarang ini. Selain itu surat kabar mampu menyampaikan sesuatu setiap saat kepada pembacanya melalui surat kabar pendidikan, informasi dan interpretasi mengenai beberapa hal, sehingga hampir sebagian besar dari masyarakat menggantungkan dirinya kepada pers untuk memperoleh informasi. 

Pada umumnya kalau kita berbicara mengenai pers sebagai media massa tercetak ialah dalam pengertian sempit, yakni surat kabar. Menurut Onong Uchjana Effendy ada empat ciri yang dapat dikatakan sebagai syarat yang harus dipenuhi oleh surat kabar, antara lain : 

1. Publisitas (Publicity) 

Yang mengandung arti penyebaran kepada khalayak atau kepada publik. Karena diperuntukkan untuk khalayak umum, isi atau informasi dalam surat kabar ini terdiri dari berbagai kepentingan yang berkaitan dengan umum. Untuk itu, penerbitan yang meskipun sama dengan surat kabar tidak bisa disebut sebagai surat kabar jika hanya ditujukan kepada sekelompok orang atau golongan. 

2. Periodesitas (Periodicity) 

Yang berarti keteraturan dalam penerbitannya. Keteraturan ini bisa satu kali sehari bisa juga satu atau dua kali terbit dalam seminggu. Karena mempunyai keteraturan dalam penerbitannya, maka penerbit buku tidak dapat dikategorikan sebagai surat kabar meskipun isinya menyangkut kepentingan umum karena tidak disebarkan secara periodik dan berkala. 

3. Universalitas (universality) 

Yang berarti kemestaan dan keragaman. Isinya yang datang dari berbagai penjuru dunia. Untuk itu jika sebuah penerbitan berkala isinya hanya mengkhususkan diri pada suatu profesi atau aspek kehidupan, seperti majalah kedokteran, arsitektur, koperasi atau pertanian, tidak termasuk surat kabar. Memang benar bahwa berkala itu ditujukan kepada khalayak umum dan diterbitkan secara berkala, namun bila isinya hanya mengenai salah satu aspek kehidupan saja maka tidak dapat dimasukkan ke dalam kategori surat kabar. 

4. Aktualitas (Actuality) 

Menurut kata asalnya aktualitas, berarti “kini” dan “keadaan sebenarnya”. Kedua-duanya erat sekali sangkut pautnya dengan berita yang disiarkan surat kabar. Berita adalah laporan mengenai peristiwa yang terjadi kini, dengan perkataan lain laporan mengenai peristiwa yang baru terjadi dan yang dilaporkan itu harus benar. Tetapi yang dimaksudkan aktualitas sebagai ciri surat kabar adalah pertama, yaitu kecepatan laporan, tanpa menyampingkan pentingnya kebenaran berita (Effendy, 1993:119-121). 

Hal-hal yang disiarkan media cetak lainnya bisa saja mengandung kebenaran, tetapi belum tentu mengenai sesuatu yang baru saja terjadi. Diantara media cetak, hanyalah surat kabar yang menyiarkan hal-hal yang baru terjadi. Pada kenyataannya, memang isi surat kabar beranekaragam, selain berita juga terdapat artikel, rubrik, cerita bersambung, cerita bergambar, dan lain-lain yang bukan merupakan laporan tercepat. Kesemuanya itu sekedar untuk menunjang upaya membangkitkan minat agar surat kabar bersangkutan dibeli orang 



SURAT KABAR DI TIMOR LESTE 



D. Dwikori Sitaresmi 

Timor Leste yang juga disebut sebagai Timor Lorosae merupakan suatu wilayah yang beberapa kali mengalami pemerintahan yang berbeda. Pada tahun 1511 Portugis berhasil menguasai Malaka, dan dari Malaka Portugis melakukan kunjungan setiap tahun ke Timor. Sebenarnya kedatangan bangsa Portugis ke Timor dalam 
rangka mencari kayu cendana. Dari kunjungan tahunan tadi, beberapa tahun kemudian sekitar 50 orang Portugis menetap di Timor. Pada tahun 1673 hingga tahun 1693 Antonio de Hornay menguasai Larantuka, Solor dan Timor dan mengakui kekuasaan Mahkota Portugis. Baru pada tahun 1702 Antonio Coelho Guerriero 

seorang gubernur yang diangkat dari Goa berhasil membangun sebuah benteng di Lifau (Oecusse) dan menegakkan kehadiran resmi Portugis di Pulau Timor. Tahun 1769 karena takut pada serangan Belanda, Portugis memindahkan markas besarnya ke Dili. Hampir selama abad ke 18 di Timor dan Flores dipenuhi pertikaian antara Portugis dan Belanda dalam memperebutkan jalur bisnis kayu cendana. Kekuatan 

VOC dan tentara Belanda tidak sebanding dengan kekuatan Portugis. Akhirnya kesepakatan dicapai antara Portugis dan Belanda pada tahun 1859 yang menetapkan Timor Barat dan Flores diserahkan pada Belanda, kecuali wilayah Oecusse, dan Timor Lorosae menjadi daerah kekuasaan Portugis di Pulau Timor. Setelah perjanjian tersebut, maka wilayah Timor Lorosae diberi nama Timor Portugis untuk membedakan dengan wilayah Timor Barat yang dikuasai Belanda. Daerah Oecusse, dimana Portugis menancapkan kekuasaannyapertama kali dan mendirikan Gereja Katolik pertama kali di Timor tidak diserahkan kepada Belanda dengan dalih sejarah tersebut. Maka distrik Oecusse kini menjadi satu-satunya wilayah enklive, yaitu wilayah yang berada di daerah Timor Barat dan dikelilingi oleh wilayah Indonesia 

(Hill, 2000: 2-7).Selama kekuasaan Portugis, bangsa Timor Lorosae mengadakan pemberontakan meski rata-rata dalam skala kecil. Perlawanan dalam sekala besar 46tejadi pada tahun 1910 dipimpin oleh seorang liurai (raja) bernama Dom Boaventura yang bersekutu dengan sejumlah liurai di daerah Manufahi , dan baru pada tahun 

1912 pemberontakan tersebut berhasil dipadamkan oleh tentara Portugis dengan mendatangkan bantuan dua kapal laut tentara Portugis dan Mozambik, Afrika. Pemberontakan besar yang lain terjadi pada tahun 1959 di daerah Uato Lari dan Uato Carabau dekat Viqueque. Akibat pemberontakan ini 58 orang Timor Lorosae 

diasingkan ke Mozambik, Angola di Afrika dan Lisabon di ibukota Portugal (Hill, 2000: 13-63). 

Pada tahun 1939 pecah Perang Dunia II, Portugal menyatakan bersikap netral namun tidak digubris oleh Australia dan Belanda yang mengirimkan pasukannya ke Timor Lorosae untuk menghadang Jepang pada tahun 1941. Saat itu para pejabat Portugis dinonaktifkan dan tentaranya dilucuti senjatanya. Peperangan antara pihak 

sekutu dan Jepang menjadi sangat seru karena orang Timor memihak Australia dan ikut berperang melawan Jepang. Maka ketika Jepang menguasai Timor Lorosae pada tahun 1942-1945, tentara Jepang melakukan pembalasan dan membunuh kurang lebih 50.000 orang Timor Lorosae. Setelah Jepang menyerah pada tahun 1945 , Portugis kembali ke Dili dan kembali menancapkan kekuasaannya di Timor Lorosae (Hill, 2000: 22-24).Kudeta Angkatan bersenjata 25 April 1974 di Portugal yang menyebabkan jatuhnya pemerintahan Caetano dan digantikan oleh Jenderal Antonio de Spinola membawa perubahan di Dili terutama bagi pendukung anti kolonialis. Kelompok ini mendengar bahwa polisi rahasia Portugis, DGS dibubarkan baik di Portugal maupun 

di wilayah-wilayah jajahannya. Bagi mereka ini berarti pemerintah membolehkan 

kegiatan politik terbuka. Segera partai politik didirikan. Partai politik yang pertama didirikan adalah Associação Social Demokrátika de Timor (ASDT) yang resmi mengeluarkan manifesto pertamanya pada tanggal 22 Mei 1974. Perjalanan pemikiran menyebabkan ASDT berubah menjadi Frente Revolucionária de Timor 

Leste Independênte (Front Kemerdekaan Timor Lorosae) atau FRETILIN pada tanggal 28 November 1974. Tokoh pendirinya antara lain Francisco Xavier do 47Amaral, Nicolau dos Reis Lobato, Mar’i Alkatiri, Jose Manuel Ramos Horta, Abilio Araujo dan lainnya. Pada tahun yang sama didirikan juga UDT, sebuah partai besar 

dengan para pemimpin yang berlatar belakang pendidikan tinggi seperti Mario Carrascalão dan saudaranya João Carrascalão, Francisco Lopes da Cruz dan Cesar Agustinho Mounsinho. Berbeda dengan FRETILIN yang menolak nilai-nilai Portugis, UDT menerima nilai-nilai dan idiologi kolonialisme Portugis. Tokoh-tokoh pendirinya pun bekerja dengan posisi yang sangat baik di pemerintahan Portugis. Sebuah partai lain yakni APODETI juga berdiri dengan pemikiran ingin melakukan integrasi dengan Indonesia. Segera partai FRETILIN yang memiliki ide untuk mengangkat derajad rakyat Timor dan menggunakan slogan serta lagu-lagu Timor asli mengadakan proyek kerja langsung ke desa-desa dengan memberi kursus baca tulis dan kursus pertanian. Dalam waktu singkat FRETILIN telah menjadi sangat dekat dengan rakyat dibanding kedua partai lainnya. Namun pada tanggal 10 Agustus 1975 UDT yang menuduh beberapa pimpinan FRETILIN adalah komunis melakukan kudeta. Kudeta ini berhasil melumpuhkan bandar udara, pusat komunikasi Marconi, dua jalan besar utama Dili dan stasiun udara. Semua komunikasi dengan dunia luar diputus. Para pemimpin FRETILIN banyak yang meninggalkan kota dan menyingkir ke gunung-gungung. Mereka menanti penyelesaian dari Portugal, namun juru damai tidak pernah muncul. Maka pada tanggal 15 Agustus 1975 Komite Sentral FRETILIN 

memutuskan menyerukan perlawanan senjata di seluruh wilayah nasional. Ketika perang saudara terjadi, para pemimpin dalam pemerintahan Portugis melarikan diri ke pulau Atauru. FRETILIN yang mendapat dukungan dari angkatan bersenjata bangsa Timor di Aileu dan Maubise, melakukan perlawanan pada UDT, juga menumpas anggota partai seperti APODETI yang dianggap antek Indonesia, serta partai KOTA dan Trabalista, partai yang baru berdiri. Perang saudara ini menyebabkan anggota partai berserta keluarganya mengungsi ke Indonesia dan melakukan dial-dial politik dengan pemerintah Indonesia. FRETILIN mengharapkan penyelesain perang saudara ini dilakukan oleh pemerintah Portugal, namun tidak ada reaksi dari negara Portugal. Maka FRETILIN 48mengambil alih dan membentuk pemerintahan sendiri. Pada tanggal 28 November 1975 Xavier do Amaral yang dipilih menjadi presiden Timor Lorosae membacakan proklamasi kemerdekaan. Pemerintahan FRETILIN yang baru seumur jagung menghadapi masalah sangat besar ketika Indonesia menyerbu Dili pada tanggal 7 Desember 1975 dengan menggunakan kekuatan penuh, baik kekuatan laut maupun udara (Hill 2000: 205). Didukung oleh Amerika yang saat itu melakukan perang dingin dengan Uni Soviet, Indonesia memasuki wilayah Timor Lorosae yang memiliki kedekatan dengan negara-negara Komunis seperti Uni Soviet dan RR 

China. Presiden Soeharto yang menggunakan kata integrasi untuk menyembunyikan keagresifannya dala memerangi Timor Lorosae, menjadikan wilayah ini menjadi Propinsi Indonesia yang ke 27. Para militan partai FRETILIN mengungsi ke hutan dan melakukan perlawanan dengan sistem grilya. Dukungan persenjataan dari 

Amerika dan penggunaan istilah integrasi oleh Indonesia membuat wilayah ini hampir terlupakan, sebab Soeharto menjadikan propinsi bungsu ini sebagai wilayah yang tertutup dari pers asing, sehingga perlawanan rakyat Timor Lorosae hampir tidak pernah terpantau. Bangsa- bangsa lain mulai memperhatikan perjuangan rakyat Timor Lorosae yang dipimpin oleh anggota tentara FALINTIL, sejak terjadi kasus Santa Cruz 12 November 1991. Pembantaian para pemuda yang tidak bersenjata di makam Santa Cruz, Dili yang dilakukan oknum tentara Indonesia dan menelan korban lebih dari 200 pemuda tersebut, menjadi tonggak dimulainya dukungan yang terus mengalir dari negara-negara lain. Sejak saat Xanana Gusmão, panglima perang pasukan FALINTIL mengubah perjuangan dengan cara damai, mulailah perundingan segitiga yang intensif antara 

Indonesia, Portugal yang mewakili Timor Timur, serta United Nations (PBB) sebagai pihak yang netral (http://etan.org/et99/april/3-10/8untalk.htm). Indonesia yang tengah dilanda krisis ekonomi yang berat merasa “sangat kelelahan” dengan perundingan segitiga yang berlangsung berkepanjangan tersebut. Maka akhirnya 

pemerintah Indonesia memberikan kesempatan bagi rakyat Timor Timur untuk 49melakukan referendum dengan dua opsi. Opsi pertama adalah menjadikan Timor Timur sebagai daerah otonomi luas dalam pemerintahanIndonesia. Opsi yang kedua, melepaskan diri dari Indonesia dan membentuk pemerintahan sendiri. Referendum yang diselenggarakan pada tanggal 30 Agustus 1999 ini dimenangkan oleh kubu pro 

kemerdekaan dengan perolehan suara 78,5%(http://www.democracynow.org/shows/).Dengan kemenangan inimenjadikan Timor Timur lepas dari Indonesia dan menjadi bangsa yang merdeka pada tanggal 20 Mei 2000. 

Di saat Timor Lorosae menjadi bagian dari wilayah Indonesia dan diberi nama Propinsi Timor Timur yang ke27, surat kabar Suara Timor Timur (STT) didirikan.Maka sistem pers yang akan dibicarakan di bawah ini juga menyangkut sistem pers Indonesia, sebab sistem pers di suatu daerah akan mengikuti sistem pemerintahan yang ada . 

A. Sistem PersSistem 

merupakan suatu kesatuan yang tersusun atas bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling bergantung serta berhubungan satu sama lainnya dan masing-masing komponen itu juga berdiri dan berfungsi sendiri namun saling berkaitan demi tercapainya suatu tujuan yang telah ditentukan (Rachmadi, 1990: 8). Pers merupakan bagian (subsistem) yang lebih besar, yaitu sistem komunikasi. Sistem komunikasi dapat dilihat sebagai bagian dari sistem yang lebih besar . Pada umumnya orang melihat sistem pers dikaitkan dengan bentuk sistem sosialnya dan selalu dihubungkan dengan sistem pemerintahan yang ada atau bentuk negara di mana sistem pers itu berada. 1. Sistem Pers Di Indonesia Di Indonesia sistem pers yang ada mengalami beberapa perubahan. Setiap zaman (pemerintahan) melahirkan sistem pers. Memang, pers lahir juga karena sistem pemerintahan.Zaman Soekarno: Soekarno mengetrapkan pemerintahan otoriter saat memerintah dari tahun 1945-1965). Maka pers yang ada pada saat pemerintahannya adalah Pers Otoritarian, dimana pers sungguh-sungguh diatur oleh pemerintah. Dalam negara yang menganut faham otoritarian maka semua organisasi ditujukan untuk mencapai tujuan negara yakni untuk memajukan rakyat. Demikian pula dalam sistem persnya, semua media massa diarahkan untuk mencapai tujuan negara, sehingga pemerintah menguasai 

secara langsung dan mengawasi semua media massa yang ada demi mencapai tujuan tersebut. Ketika Presiden Soekarno berkuasa, sebenarnya ada 2 tahap masa penting yang perlu diperhitungkan. Pertama adalah masa mempertahankan kemerdekaan. Pada tahun 1945 sampai 1949, Belanda masih bercokol di Indonesia dan 

menggunakan segala cara baik kekerasan fisik yang dikenal sebagai Agresi Militer I pada tahun 1947 dan Agresi Militer II pada tahun 1948-1949. Perlawanan yang dilakukan oleh segenap rakyat Indonesia dengan tentara Indonesia sebagai ujung tombaknya memerlukan dukungan yang tidak sedikit. Maka media massa yang ada 

pada saat itu didukung oleh tentara Indonesia, entah menjadi pelanggan surat kabar atau bantuan lain, bertujuan untuk mengobarkan semangat perang. Isi media massa pada saat itu sebagian besar berupa dukungan pada tentara yang berperang melawan sekutu yang datang atas undangan pemerintah Belanda. Kedua adalah tahap konsolidasi ke dalam, yakni tahap menggalang persatuan nasional setelah Belanda pergi dari tanah Indonesia. Pada zaman Soekarno berkuasa ini, terjadi pembreidelan terhadap media massa, dengan menggunakan aturan yang dipakai untuk itu adalah Persbreidel Ordonnantie warisan penjajah Belanda. Saat itu bisa terjadi penahanan terhadap redaktur surat kabar, seperti Indonesia Raya, yang selain dibereidel juga dipenjara redakturnya.Pemerintahan SoehartoSoeharto menggunakan istilah Pers Pancasila, yakni pers yang berdasarkan 

idiologi bangsa Indonesia yakni Pancasila sehingga disebut Pers Pancasila namun yang dilakukan sebenarnya adalah sama dengan Soekarno karena semua pers dibawah kendali pemerintah. Jadi yang terjadi adalah sistem pers otoritarian, karena segala-galanya diatur oleh pemerintah. Dengan menggunakan Surat Izin Usaha Penerbitan (SIUP) sebagai senjata ampuh untuk diberikan dan bisa dicabut, maka Pers Pancasila terwujud. Bila ada pers yang tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah, maka surat kabar atau majalah bisa dibreidel dengan cara mencabut SIUP-nya. Sebagai contoh pada tahun 1978, pemerintah membreidel 7 surat kabar ibukota. Tidak seperti pada zaman Belanda, yang memiliki kepastian waktu pembreidelan misalnya 8 hari atau satu bulan sesuai dengan tingkat “kesalahan”, dalam masa pemerintahan Indonesia di zaman Soeharto tidaklah demikian. Tidak ada kepastian berapa lama pembreidelan tersebut (Surjomihardjo, 2002:199).Pemerintahan B.J. Habibie: Habibie memulai tonggak baru dengan memperkenalkan demokrasi yang dianut negara-negara barat. Pada pemerintahannya yang hanya berlangsung sebentar yakni sekitar 1,5 tahun , ia membuka zaman baru dengan memberi kebebasan dalam banyak bidang, termasuk dalam bidang pers. 2. Sistem Pers di Timor Leste.Negara yang baru saja membentuk pemerintahan sendiri ini menganut pers bebas bila ditilik dari Undang-Undang Dasarnya. Pasal 40 UUD Timor Leste berbunyi: (Kebebasan Mengeluarkan Pendapat dan Kebebasan Informasi) Setiap orang memiliki hak atas kebebasan mengeluarkan pendapat serta hak untuk 

memberikan informasi serta untuk diberitahu informasi secara tidak memihak. Penggunaan hak kebebasan mengeluarkan pendapat dan kebebasan atas informasi tidak dapat dibatasi oleh jenis penyensoran apapun. Penggunaan hak dan kebebasan yang disebut dalam pasal ini akan diatur oleh undang-undang, berdasarkan kewajiban untuk menghormati UUD dan martabat manusia. 

Selain itu Pasal 41 berisi (Kebebasan Pers dan Media Massa) 

1. Kebebasan Pers dan media massa lainnya terjamin 

2. Kebebasan pers terdiri atas kebebasan mengeluarkan pendapat dan daya cipta 

para wartawan, akses pada sumber-sumber informasi, kebebasan editorial, perlindungan kemandirian dan kerahasiaan profesional, serta hak untuk menerbitkan surat kabar, terbitan-terbitan dan sarana penyiaran yang lain. 

3. Monopoli atas media massa adalah dilarang. 

4. Negara akan menjamin kebebasan, kemandirian media umum dari kekuasaan politik dan ekonomi. Negara akan menjamin adanya suatu dinas radio dan televisi umum yang tidak memihak, guna, antara lain melindungi dan menyebarluaskan budaya dan nilai tradisional Republik Demokratis Timor Leste serta menjamin kesempatan bagi pengungkapan pendapat yang berbeda-beda. Stasiun-stasiun radio dan televisi hanya bisa beroperasi dengan surat izin, sesuai dengan undang-undang (UUD Republik Demokrasi Timor Leste versi 

bahasa Indonesia, 2002: 24-25). Kehadiran Timor Leste sebagai negara baru pada 20 Mei 2000 dimana ide 

demokrasi saat itu telah menjadi daya hidup bangsa di negara-negara maju maupun berkembang, memberi inspirasi pada kebebasan mengemukakan pendapat di negara baru ini. Seperti yang dicantumkan dalam pasal 40 dan 41, kebebasan pers di Timor Leste dijamin dan diakui sebagai hak individu dan insan pers yang tidak bisa 

diganggu gugat baik oleh kekuasaan politik maupun kekuasaan ekonomi. Hal ini 53dimanfaatkan benar oleh pers di Timor Leste untuk dapat memberikan informasi yang benar kepada masyarakat tanpa takut dibreidel. Sejak kemerdekaan sampai tahun 2009, belum ada satu penerbitan pun yang dibreidel, yang membuktikan sungguhsungguh dihormatinya kemerdekaan mengeluarkan pendapat. 

B. Surat Kabar Nasional di Timor Leste 

1. Suara Timor Lorosae 

Surat kabar Suara Timor Lorosae terbit pertama kali dengan nama Suara Timor Timur pada tahun 1 Februari 1993 oleh Salvador Ximenes ketika Timor Leste masih menjadi propinsi Indonesia yang ke-27 dan bernama Propinsi Timor Timur. Karena pada saat itu masih menjadi bagian dari wilayah Republik Indonesia, maka 

Surat Kabar Suara Timor Timor ini juga tunduk pada kebijakan pemerintah Indonesia. Pada zaman pemerintahan Soeharto yang menganut sistem otoritarian maka Suara Timor Timur (STT) juga tunduk pada kebijakan Soeharto.Ketika Presiden Soeharto lengser digantikan oleh Habibie, STT 

memanfaatkan keterbukaan dengan menyajikan berita-berita yang selama beberapa tahun tidak pernah diberitakan. STT meliput pasukan Falintil dan memberitakan kekuatan Falintil yang selama zaman Soeharto terlalu dikecilkan keberadaannya. Ketika Habibie menawarkan opsi untuk merdeka atau otonomi, STT banyak 

memberitakan kekuatan pro kemerdekaan di samping memuat pula keberadaan pro otonomi. Keberimbangan pemberitaan ini bila dicemati dapat menjadi petunjuk kuat bagi pengamat politik untuk memprediksi masa depan Timor Timur dengan akurat.Setelah menjadi negara baru yakni negara Timor Leste, surat kabar Suara Timor Timur berubah nama menjadi Suara Timor Lorosae yang disingkat STL. Lorosae yang berarti matahari terbit atau daerah timur sebenarnya sama dengan Leste dalam bahasa Portugis yang berarti Timur. Penggunaan Lorosae menunjuk pada kosa kata asli Timor, sebuah tekad untuk menjadi koran nasionalis dari bangsa Timor 

Leste. Ketika terbit pertama kali, Suara Timor Lorosae menggunakan bahasa Tetum, Indonesia, Portugis dan Inggris. Bahasa Indonesia digunakan mengingat banyaknya rakyat Timor Leste yang menggunakan bahasa ini ketika belajar di sekolah-sekolah pada zaman pemerintahan Indonesia. Kaum elit yang berpendidikan tinggi juga terbanyak mengenyam bangku kuliah di perguruan tinggi Indonesia. Penggunaan bahasa Indonesia ini terus dilakukan Suara Timor Lorosae sampai saat ini, dengan pertimbangan segi bisnis, dimana Suara Timor Lorosae akan mengalami peningkatan penjualan bila berita-berita penting ditulis dalam bahasa Indonesia. Meskipun peningkatan tiras karena penggunaan bahasa Indonesia ini belum melalui penelitian 

ilmiah, staf redaksi Suara Timor Lorosae terus mempertahankan penggunaan bahasa Indonesia dalam menuliskan beritanya (Wawancara 7April 2008). 

2. Timor Post.Surat Kabar Timor Post terbit pertama kali setelah Timor Leste lepas dari Indonesia yakni pada tanggal 29 Februari 2000. Didirikan oleh 14 orang, surat kabar ini memiliki motto: “Hari Unidade, Justisa noDemokrasia” (mewujudkan persatuan, keadilan dan demokrasi). Bahasa utama yang digunakan adalah bahasa Tetum, di samping masih menggunakan bahasa Portugis, Indonesia dan Inggris. Bahasa Tetum digunakan para wartawan dalam menulis berita, sehingga berita di surat kabar Timor Post hampir semua berbahasa Tetum. Penulisan artikel atau opini juga banyak menggunakan bahasa Tetum, meski bahasa Indonesia juga tetap diperbolehkan. Surat kabar Timor Post memiliki prinsip untuk menulis pemberitaan yang netral atau tidak 

memihak. Timor Post terbit setiap hari kecuali hari minggu. Pertama terbit 8 halaman, kini surat kabar Timor Post terbit dengan 20 halaman hitam putih sebagai ciri khasnya. 

3. Kendala yang dihadapi 

Dalam melakukan tugas-tugas jurnalistik, para wartawan di Timor Leste menghadapi kendala yang tidak ringan. Kendala ini yang menyebabkan berita-berita dari distrik-ditrik yang jauh dari kota Dili tidak bisa dipublikasikan dengan cepat. Padahal ciri khas surat kabar adalah novelty atau kebaruan, sehingga berita-berita 55hard news yang disajikan seharusnya hadir di tangan pembaca tidak lebih dari 1 hari setelah kejadian. Selain kendala sarana dan prasarana, kendala yang bersifat teknis dalam penulisan juga ada dan mempengaruhi para wartawan dalam menyajikan berita. Kendala –kendala tersebut adalah: 

a. Panduan Bahasa 

Penggunaan bahasa Tetum sebagai bahasa nasional Timor Leste ditetapkan oleh Undang-Undang Dasar Timor Leste Pasal 13 ayat 2. Selain sebagai bahasa nasional, bahasa Tetum juga digunakan sebagai bahasa resmi di negara Timor Leste berdampingan dengan bahasa Portugis yang dijadikan bahasa resmi negara seperti 

yang tercantum dalam Pasal 13 ayat 1 (UUD RD Timor Leste 2002: 15). Dengan demikian bahasa Tetum juga digunakan sebagai bahasa persatuan mengingat ada begitu banyak bahasa yang digunakan suku-suku di seluruh wilayah Timor Leste. Di wilayah sebelah timur, ada kurang lebih 31 bahasa daerah yang digunakan, sementara 

di wilayah sebelah barat ada sekitar 5 bahasa daerah (Hill, 2000:1). Dengan banyaknya bahasa daerah, bahasa Tetum akan menjadi bahasa yang menjembatani kesukaran berkomunikasi yang disebabkan bahasa daerah ini. Maka bahasa Tetum juga menjadi sangat penting untuk mewujudkan persatuan yang kokoh di Timor 

Leste. Meski begitu belum ada panduan yang diterbitkan oleh lembaga bahasa, yang dikerjakan oleh para ahli bahasa Tetum, sehingga para wartawan atau penulis lepas tidak memilik panduan baku dalam penulisan ejaan atau kosa kata bahasa Tetum. Bahasa Tetum di Timor Leste sangat terbuka dalam mengadopsi bahasa lain, 

terutama bahasa Portugis. Maka tidak mengherankan bila banyak kosakata yang ada di dalam berita di surat kabar berasal dari bahasa Portugis. Mengingat banyaknya acento (tanda baca di dalam huruf) yang digunakan dalam kosa kata bahasa Portugis semakin diperlukan panduan yang benar agar penulisan ke dalam bahasa Tetumjuga benar. Selain itu diperlukan pula buku panduan yang menuntun para pengguna bahasa Tetum untuk mengambil atau mengadopsi bahasa Portugis ke dalam bahasa Tetum. Sebaiknya hanya kosa kata yang tidak terdapat dalam bahasa Tetum saja yang 56mengadopsi bahasa Portugis, sehingga tidak semua kosa kata berasal dari bahasa 

Portugis. Sebagai perbandingan wartawan Indonesia dapat mengecek ejaan dalam kosa kata Indonesia dari Ejaan Yang disempurnakan yang diterbitkan oleh Lembaga Bahasa Indonesia. Disampung Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), ada pula panduan gramatika, seperti yang ditulis oleh Goris Keraaf yang dapat menuntun dalam hal tata bahasa Indonesia. Khusus bagi wartawan, selain pedoman yang telah baku tersebut, 

masih bisa ditambah lagi dengan adanya “Sepuluh Pedoman Pemakaian Bahasa 

Dalam Pers” (Kusumaningrat, 2005:168). 

b. Lembaga Pelatihan 

Agar dapat menulis dengan baik, seseorang yang akan menjadi wartawan haruslah melewati jenjang pendidikan yang memadai. Selain pendidikan jurnalistik di perguruan tinggi, lembaga pelatihan jurnalistik pun harus dilakukan secara teratur guna meningkatkan kemampuan dalam bidang tulisan. Di beberapa daerah 

Indonesia, sudah banyak berdiri lembaga pelatihan jurnalistik untuk melatih individu yang ingin lebih dapat mengembangkan kemampuannya dalam hal menulis, yang dilakukan selama 6 bulan atau setahun. Di Timor Leste keberadaan lembaga seperti ini belum ada, maka untuk meningkatkan kemampuan, wartawan akan dikirim ke Jakarta, Indonesia untuk melakukan pelatihan. Namun bila kita cermati, pengiriman yang berbiaya sangat mahal karena harus ke luar negeri ini sebenarnya tidak terlalu efektif. Mereka akan menggunakan bahsa Indonesia saat pelatihan, padahal di Timor Leste mereka akan menulis mayoritas berita dengan menggunakan bahasa Tetum. Seandainya lembaga seperti ini ada di Timor Leste sungguh tepat. Wartawan akan 

dapat terus meningkatkan kemampuan menulis baik berita maupun features dengan menggunakan bahasa Tetum. 

c. Internet 

Jaringan internet yang sudah merupakan kebutuhan penting bagi penunjang kehidupan manusia, menjadi sangat penting juga bagi media massa di manapun media massa ini berada. Baik surat kabar Suara Timor Lorosae dan Timor Post sudah memanfaatkan jaringan internet dalam melakukan aktivitas sehari-hari, namun jaringan internet belum tersebar merata di semua distrik. Hal ini membuat insan media massa termasuk insan surat kabar di Timor Leste tidak bisa bekerja maksimal. Laporan dari distrik Lospalos, misalnya, tidak langsung bisa dikirim via e-mail karena tidak adanya jaringan internet di distrik tersebut. Hal ini membuat wartawan harus kembali ke kantornya di Dili untuk bisa menyampaikan berita ke redaksi surat kabarnya. Dengan jauhnya jarak yang harus ditempuh sang wartawan, berita pun tidak bisa terbit secepat bila bisa dikirim via internet.Maka tidakmengherankan bila berita dari distrik yang bersifat hard news pun menjadi terlambat terbitnya (Wawancara, 7 April 2008).d. Prasarana JalanKondisi jalan di Timor Leste sangat beragam. Di sebagain wilayah Dili, sebagai ibukota Negara Timor Leste, jalan umumnya sudah beraspal dan dalam kondisi normal. Namun di distrik-distrik, terutama yang jaraknya ratusan kilometer dari Dili, keadaan jalan sangat memprihatinkan. Maka tidak mengherankan kalau para wartawan banyak yang tidak bisa meliput peristiwa penting seperti kampanye di distrik yang bermedan berat tersebut. Hal ini sangat disayangkan mengingat kehidupan di distrik juga harus mendapat tempat untuk diberitakan di media massa. Sebagai surat kabar nasional, maka peristiwa dari distrik yang bersekala nasional juga akan diberitakan. Namun bila kondisi jalan sangat parah, tidak mungkin para wartawan dapat mengakses berita tersebut. Khusus untuk distrik Oecusse dimana prasarana yang digunakan adalah kapal laut yang beroperasi pada hari Senin dan Kamis dari Dili, dan Selasa serta Jumat dari Oecusse ke Dili lebih memprihatinkan lagi. Pemberitaan menjadi sangat lambat karena harus mengkikuti jadwal kapal laut. REFERENCEHill, Helen Mary. (2000). Gerakan Pembebasan Timor Lorosae, Dili: Yayasan Hak & Sahe Institute for Liberation.Kusumaningrat, Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. (2005). Jurnalistik Teori dan Praktik, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Rachmadi, F. (1990). Perbandingan Sistem Pers, Analisis Deskriftif Sistem Pers di Berbagai Negara, Jakarta: PT Gramedia. Surjomihardjo, Abdurrachman& Hilman Adil dkk. (2002). Beberapa Segi Perkembangan Sejarah Pers di Indonesia, Jakarta: Penerbit Buku Kompas. 

Undang-Undang Dasar Republik Demokrasi Timor Leste versi Bahasa Indonesia 

(2002). Dili: Majelis Konstutuante Timor Leste. 

http://www.democracynow.org/shows/1999/9/6 diakses tgl. 7 Juni 2008 

http://www.etan-org/et99/april/3-10/8untalk.htm diakses tgl. 8 April 2009 

Kompas, 10 Mei 2007, 07 Juli 2007 

Suara Timor Lorosae, 10 April 2007 

CATATAN: 

Tulisan ini merupakan salah satu bagian dari Thesis saya, yakni BAB III.

contoh makalah pencemarn lingkungan


Oke sob , mungkin anda membutuhkan contoh makalah pencemarn lingkungan , silahkan download aja ya sob, jangan lupa dikomen Ok . . .!!!
  1. maklah pencemaran lingkungan hidup di kota Download
  2. demokrasi dan kekuasaan Download
  3. pencemaran lingkungan Download
  4. makalah pencemaran lingkungan (1) Download
  5. makalah pencemaran lingkungan (2) Download
semoga bermanfaat Thaks